suPHP, chmod, .htaccess, dan php.ini
Demi menjamin keamanan sistim dan website setiap members, suPHP telah diaktifkan, yang mana terdapat beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam konfigurasi website agar bisa beroperasi normal.
chmod
- chmod untuk FOLDER maksimum 755
- chmod untuk FILES maksimum 644
- Khusus cronjob, files harus di-chmod 755
- Jangan paksakan petunjuk yang anda baca dari aplikasi2 yang menganjurkan anda untuk chmod ke 777/666. Bila dilakukan juga, website mungkin akan menampilkan ERROR 500!
- Semua aktivitas file upload/write akan berjalan normal *TANPA* perlu melakukan chmod 777/666 terhadap folder/file.
.htaccess & php.ini
- Parameter setting PHP *TIDAK* boleh diletakkan dalam file".htaccess", tapi harus dalam file "php.ini". Contoh baris setting
dalam php.ini:
register_globals = 1 - File "php.ini" tersebut mungkin harus diletakkan dalam tiap folder yang memerlukan setting tersebut (tergantung keperluan aplikasinya).
- Jangan paksakan petunjuk yang anda baca dari aplikasi2 yang menganjurkan anda untuk memasukkan parameter setting PHP ke dalam file .htaccess. Bila dilakukan juga, website akan menampilkan ERROR 500!
NB: sebaiknya hindari penggunaan php.ini dalam folder2 anda, krn akan mereset setting security/optimal aslinya. Hapus file php.ini bila tidak diperlukan dari folder/direktori bersangkutan.
PHP 5
- Sangat dianjurkan untuk menggunakan PHP 5 yang telah terinstall (default) di server.
- PHP 4 telah dinyatakan dihentikan peredarannya (End of Life) mulai 08/08/2008.
- 99+% aplikasi PHP dapat berjalan normal di PHP 5, dengan sedikit tweak bila diperlukan.
